Falling In Love VS Broken Heart
Jatuh Cinta VS Patah Hati = Kekanakan VS Dewasa
Kalian tau nggak? Jatuh cinta itu apa sih? Apa pula yang dimaksud dengan patah hati? Katanya Mbah Wikipedia, cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. So? Menurutku, jatuh cinta adalah sebuah perasaan yang timbul saat kita merasa tertarik pada sesuatu atau seseorang. Sedangkan patah hati adalah salah satu fase 'tergagal' dari jatuh cinta itu sendiri. Why? Soalnya patah hati adalah satu-satunya keputusan final yang dapat diambil saat kamu gak bisa ngedapetin apa yang kamu inginkan, atau lebih mudahnya, cintamu sekarang sia-sia.
Biasanya, orang yang jatuh cinta, merasa dunianya sangat indah dan menyenangkan untuk dinikmati. Senyum merekah yang tulus bukanlah emosi yang sulit untuk ditampakkan, mereka yang jatuh cinta bisa secara refleks untuk tersenyum, bahkan tertawa. Satu-satunya hal yang ada di benak mereka hanyalah kebahagiaan yang timbul akibat cinta itu sendiri. Meskipun mereka tau pasti ada sisi-sisi negatif dari mencintai, mereka tetap menepisnya dan menomorsatukan kebahagiaan tadi.
Apa kalian pernah jatuh cinta? Ahh, tak perlu dijawab, semua orang pasti pernah jatuh cinta saat waktunya sudah tepat :D. Berani bertaruh, pasti kalian akan merasa waktu berjalan sangat cepat. Kembali ke topik awal, mengapa saya bilang kalau orang yang lagi jatuh cinta itu kekanakan? Oke, jika kalian tak sependapat denganku, anggap saja bukan 'orang yang sedang jatuh cinta', 'tapi orang yang tengah dimabuk cinta'.
Menurut pengamatan saya selama ini, orang yang 'dimabuk' cinta biasanya 'merasa' kalau pandangan mereka luaass banget, kayak gimana masa depan kalian nanti seusai menikah, kalian mau punya anak berapa, apa yang bakalan kalian lakuin untuk menghabiskan hari libur bersama, dan banyak lagi hal-hal lain yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Padahal itu semua belum tentu benar, dan pandangan seperti itu sempit banget! Mereka yang lagi dimabuk cinta lupa, belum tentu dia yang ada di samping mereka saat ini merupakan Mr. atau Ms. Right mereka di masa depan. Mereka lupa konsekuensi cinta yang sangat besar apabila mereka gagal, patah hati.
Lalu, apa yang biasanya dirasakan orang-orang yang patah hati? Ya, mereka merasa dunianya hancur begitu saja, sekejap mata. Bahagia yang mereka rasakan dulu tiba-tiba menjadi luka yang menganga. Nyeseekk banget. Secara fisik, mereka terlihat baik-baik saja, paling parah cuma penampakan mereka aja, muka kosong bak zombie, atau mata sembab yang menakutkan. Dalam hati, jiwa mereka benar-benar menderita. Mereka merasa sendirian di dunia ini, meskipun ada banyak orang yang rela membantunya bangkit. Menyedihkan bukan? Sangat berkebalikan dengan jatuh cinta.
Kalian pasti bertanya-tanya, kenapa orang yang jatuh cinta itu kekanakan, dan yang sedang patah hati justru terlihat dewasa? Karena orang yang sedang jatuh cinta hanya memikirkan bahagianya saja, apalagi kalau mereka tidak terlalu berpengalaman, mereka terbiasa ceroboh, bahkan mempermalukan diri mereka sendiri, karena cinta tidak serasional kelihatannya. Sedangkan orang yang patah hati, mereka memang down banget, namun dalam diamnya, mereka belajar mengintrospeksi diri sendiri di masa lalu, apa yang menyebabkan mereka gagal, mana saja yang harus dibenahi, dan bagaimana caranya melanjutkan hidup seperti sedia kala. Kebanyakan mereka yang patah hati berubah menjadi orang yang lebih dewasa, karena mereka jadi lebih terbuka pada banyak hal dalam kekosongannya itu.
Jadi, saat kalian jatuh cinta, berpikirlah lebih matang, jangan termakan ilusi cinta yang memabukkan, hadapi cintamu dengan logika. Dan jangan takut untuk patah hati, karena sebenarnya, itulah fase mendewasa dari cinta. :)

Comments
Post a Comment